Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

Panduan Singkat Tentang Bekam

Written By Unknown on Sabtu, 23 Maret 2013 | 07:33



Anjuran Berbekam
Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Salam besabda :
الشِّفَاءُ فِيْ ثَلاَثَةٍ: شَرْبَةِ عَسَلٍ وَشَرْطَةِ مِحْجَمٍ وَكَيَّةِ نَارٍ وَإِنِّيْ أَنْهَى أُمَّتِيْ عَنْ الْكَيِّ
“Kesembuhan itu berada pada tiga hal, yaitu minum madu, sayatan pisau bekam dan sundutan dengan api (kay). Sesungguhnya aku melarang ummatku (berobat) dengan kay.” (HR Bukhari)
Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Salam bersabda :
إِنَّ أَمْثَلَ مَا تَدَاوَيْتُمْ بِهِ الْحِجَامَةُ وَالْفَصْدُ
“Sesungguhnya metode pengobatan yang paling ideal bagi kalian adalah hijamah (bekam) dan fashdu (venesection).” (HR Bukhari – Muslim)


Macam-Macam Bekam
a) Bekam Basah (Wet Cupping)
Yaitu metode pengeluaran darah kotor (blood letting) dengan cara disayat dengan silet, lanset, pisau bedah atau jarum steril pada bagian yang dibekam.
Cara Melakukan Bekam Basah :
1. Pilih titik bekam berdasarkan kondisi pasien.
2. Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh. Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.
3. Bersihkan bagian kulit yang akan dibekam dengan desinfektans/alkohol.
4. Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan, atau sampai piston tidak dapat ditarik lagi.
5. Biarkan selama 3-5 menit.
6. Lepas gelas bekam dan sayat bagian bekas bekam dengan silet, lanset, pisau bedah atau jarum steril.
7. Bekam lagi posisi yang disayat tadi.
8. Tunggu selama lebih kurang 3 menit sampai darah keluar dan menumpuk pada gelas bekam.
9. Lepas gelas bekam dan buang darah kotor yang keluar, bersihkan kembali gelas bekam dan desinfeksi.
10. Bekam lagi sebanyak 3-5 kali, atau sampai keluar cairan putih dari kulit.
11. Oles bekas sayatan dan bekam dengan minyak habbatus sauda’ (jinten hitam).
12. Lakukan setiap bulan atau setiap 2 minggu bagi yang penyakitnya parah.

b) Bekam Kering (Dry Cupping)
Yaitu metode bekam yang tidak mengeluarkan darah dari tubuh.
Cara Melakukan Bekam Kering :
  1. Pilih titik bekam berdasarkan kondisi pasien.
  2. Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh. Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.
  3. Pijat bagian yang akan dibekam dengan dilumuri minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama lebih kurang 5 menit.
  4. Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan, atau sampai piston tidak dapat ditarik lagi.
  5. Biarkan selama 10 menit (bagi pria), 7 menit (bagi wanita) atau 3 menit (bagi anak-anak).
  6. Lepas gelas bekam dan pijat kembali dengan minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama 2-3 menit untuk menghilangkan bercak-bercak hitam atau blister.
  7. Lakukan selama 7 hari bagi orang dewasa dan 5 hari bagi anak-anak, kemudian diselingi masa interval selama 3 hari, lalu dilanjutkan lagi pembekaman.
c) Bekam Seluncur (Sliding Cupping)
Yaitu metode bekam yang mana gelas bekam diseluncurkan di atas permukaan kulit yang rata (tidak tebal ototnya). Metode ini serupa dengan Guasha (cina), scrapping (inggris) atau kerokan (jawa), namun lebih aman karena tidak merusak pori-pori sebagaimana kerokan.
Cara Melakukan Bekam Seluncur :
  1. Pilih titik bekam sebagai awalan seluncur, biasanya bagian atas pundak.
  2. Pilih gelas bekam (cup) berdasarkan tingkat penyakit pasien dan postur tubuh. Semakin besar gelas yang digunakan maka tingkat rasa sakit akan semakin besar, namun efeknya akan semakin baik.
  3. Pijat bagian yang akan dibekam dengan dilumuri minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama lebih kurang 5 menit. Oleskan minyak agak banyak sebagai pelumas
  4. Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki sebanyak 2-3 kali tarikan kemudian gerakkan/seluncurkan perlahan-lahan sampai tampak bruise (memar) kemerahan.
  5. Lepas gelas bekam dan pijat kembali dengan minyak zaitun atau minyak jinten hitam selama 2-3 menit.
d) Bekam Cepat (Flash Cupping) atau Bekam Tarik
Yaitu metode bekam dengan cara tarik lepas – tarik lepas secara cepat pada bagian kulit yang sukar dibekam, atau apabila dibekam gelas cenderung jatuh. Area ini biasanya di sekitar wajah dan dahi.
Cara Melakukan Bekam Seluncur :
  1. Pilih titik bekam pada dahi atau bagian yang nyeri.
  2. Pilih gelas bekam (cup) yang proporsional dengan lebar dahi (tidak terlalu besar).
  3. Pompa gelas bekam dengan piston pada posisi yang dikehendaki secukupnya kemudian lepas.
  4. Lakukan hal ini secara berulang-ulang sampai kulit berwarna kemerahan.

Diagnosis Penyakit Dengan Bekam
Diagnosa bekam/cupping dapat dilihat dari warna pigmen kulit setelah pembekaman. Di dalam buku “Canon of Internal Medicine” dikatakan, “Kondisi organ internal (organ dalam) dapat diketahui dengan cara mengobservasi (mengamati) gejala-gejala eksternal dan tanda-tanda fisik, sehingga penyakitnya dapat didiagnosa.”
Reaksi pigmen pada kulit bekas bekam adalah sebagai berikut :
1. Bekas bekam yang muncul berwarna ungu kegelapan atau hitam, pada umumnya hal ini mengindikasikan kondisi defisiensi (kekurangan) pasokan/suplai darah dan channel/saluran (pembuluh) darah yang tidak lancar yang disertai dengan keberadaan darah statis (darah beku).
2. Bekas bekam yang muncul berwarna ungu disertai plaque (bercak-bercak), pada umumnya hal ini menandakan terjadinya gangguan/ kelainan gumpalan darah yang berwarna keunguan dan adanya darah statis (darah beku).
3. Bekas bekam yang muncul berbentuk bintik-bintik ungu yang tersebar dengan tingkatan warna yang berbeda (ada yang tua dan ada yang ungu muda). Hal ini menandakan kelainan “Qi” dan darah statis.
4. Bekas bekam yang muncul berwarna merah cerah, biasanya hal ini menunjukkan terjadinya defisiensi “Yin”, defisiensi “Qi” dan darah atau rasa panas yang dahsyat yang diinduksi oleh defisiensi “Yin”.
5. Bekas bekam yang muncul berwerna merah gelap, hal ini mengindikasikan kondisi lemak di dalam darah yang tinggi disertai dengan adanya panas patogen.
6. Bekas bekam yang muncul berwarna agak pucat/putih dan tidak hangat ketika disentuh, hal ini mengindikasikan terjadinya defisiensi cold (dingin) dan adanya gas patogen.
7. Adanya garis-garis pecah/ruam pada permukaan bekas bekam dan rasa sedikit gatal, hal ini mengindikasikan kondisi adanya wind (lembab) patogen dan gangguan gas patogen.
8. Munculnya uap air pada dinding bagian dalam gelas bekam, menandakan kondisi adanya gas-gas patogen pada daerah tersebut.
9. Adanya blister (lepuhan/lecat) pada bekas bekam, menggambarkan kondisi gangguan gas yang parah pada tubuh. Adanya darah tipis pada blister merupakan reaksi gas panas toksin.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan di dalam bekam
1. Pastikan bahwa gelas bekam sudah steril dan higinis sehingga aman untuk bekam (terutama bekam basah).
2. Untuk pasien yang belum pernah dibekam sebelumnya, pilihlah gelas bekam dari yang terkecil lalu ke yang besar supaya tidak terlalu sakit.
3. Posisi bekam dapat dilakukan dengan duduk atau berbaring menelungkup. Posisi duduk lebih baik untuk peredaran darah, namun bagi pasien yang lemah dianjurkan dengan posisi berbaring.
4. Untuk pasien yang baru dibekam, sering-seringlah menanyai bagaimana keadaannya, apakah merasa mulas, pusing, mual atau adanya tanda-tanda akan pingsan lainnya. Segera hentikan bekam apabila pasien mengeluh kesakitan.
5. Setelah bekam dihadapkan beristirahat yang cukup. Sebagian pasien segera merasa segar badannya setelah berbekam pada bagian punggung dan lutut, sehingga ia tidak mau beristirahat sebagaimana mestinya, hal ini dapat menyebabkan kembalinya penyakit.
6. Sebagian orang merasakan suhu badannya naik setelah 1-2 hari setelah berbekam, hal ini adalah normal dan akan segera hilang.
7. Pasien yang menderita sakit menular atau infeksius agar diberikan perhatian khusus. Bagi penderita penyakit infeksius, diharap gelas bekamnya adalah tersendiri (single use) dan juru bekam dianjurkan menggunakan pelindung tubuh seperti sarung tangan karet (gloves), masker dan semisalnya.
8. Pasien yang menderita tekanan darah rendah harus diperlakukan ekstra dan hati-hati. Tingkat kesadarannya selalu dimonitor agar tidak pingsan. Dihindarkan membekam pada areal punggung bawah yang sejajar dengan pusar ke bawah, karena hal ini bisa menurunkan tekanan darah dengan cepat.
9. Permukaan kulit yang timbul blister kecil, bercak-bercak, noda darah dan darah stasis adalah reaksi normal setelah bekam. Apabila blister yang timbul banyak dan besar-besar (seperti luka bakar), maka dapat dipecah dengan cara menusukkan jarum steril kering hingga keluar cairannya (cairan limfoid) lalu didesinfeksi dengan desinfektans. Lebih dianjurkan apabila bekas bekam yang berblister ini dipijat lembut dengan minyak zaitun atau jinten hitam.
10. Pasien yang mengalami mental stres, ketakutan, mual dan gejala mental lainnya, dihentikan pembekaman dan pasien disuruh berbaring relaks, tenang dan diberi minum dengan minuman manis (lebih baik madu) kemudian dimotivasi dan disugesti untuk menghilangkan atau meminimalisir gangguan mentalnya.

Larangan-Larangan Bekam
1. Tidak dianjurkan melakukan bekam basah pada penderita diabetes kecuali juru bekam yang ahli dan berpengalaman.
2. Jangan membekam orang yang fisiknya sangat lemah atau orang yang kelelahan (overfatigue).
3. Jangan membekam orang yang menderita penyakit kulit merata atau menderita alergi kulit yang parah seperti ulserasi dan edema.
4. Jangan membekam orang yang sudah jompo yang lemah fisiknya dan anak-anak yang tubuhnya lemah atau di bawah 3 tahun.
5. Penderita leukimia (kanker darah) tidak dianjurkan untuk dibekam basah.
6. Penderita hepatitis yang parah, TBC aktif, hemofilia, malignant anemia, trombositopenia dan penyakit lainnya yang parah tidak dianjurkan dibekam kecuali kepada juru bekam yang ahli dan berpengalaman.
7. Jangan memberkam pada kondisi : perut kekenyangan, kehausan, kelaparan, kelelahan, setelah beraktivitas berat, tubuh lemah dan tubuh demam (kedinginan).
8. Jangan membekam wanita hamil pada usia kehamilan 3 bulan pertama (trimester awal).
9. Jangan membekam langsung pada daerah yang luka, urat sendi robek, patah tulang, varises, tumor.
10. Jangan membekam wanita yang sedang haidh dan nifas.
11. Jangan memberkam daerah perut terlalu keras
12. Jangan membekam pasien yang mengkonsumsi obat pelancar dan pengencer darah semisal mengkudu, omega 3, dls.
13. Jangan melakukan bekam langsung setelah makan, pembekaman dapat dilakukan minimal dua jam setelah makan. Setelah bekam juga jangan langsung makan, melainkan hanya minum yang manis-manis semisal madu atau selainnya
14. Tidak dianjurkan melakukan pembekaman kepada orang yang menderita klep jantung, kecuali di bawah pengawasan dokter atau ahli bekam yang berpengalaman.
15. Jangan melakukan bekam langsung setelah mandi, terutama setelah mandi dengan air dingin. Tidak dianjurkan langsung mandi setelah bekam, melainkan setelah 2 jam. Dianjurkan mandi dengan air hangat.
16. Jangan membekam basah orang yang baru memberikan donor darah atau orang yang baru kecelakaan sehingga darahnya berkurang.
17. Jangan membekam pasien diabetes (gula darah di atas 280) kecuali oleh orang yang ahli.
18. Jangan membekam di area terbuka atau tempat yang dingin. Lebih baik melakukan bekam di ruang yang hangat atau bersuhu normal ruangan.
19. Dilarang membekam area berikut :
a. Lubang alamiah tubuh : mata, hidung, telinga, mulut, kemaluan, anus, puting susu.
b. Daerah sistem nodus limfa yang berfungsi sebagai penghasil antibodi, yaitu di submaksilari, korvikal, sudmalaonkular, aksilari, bagian detak jantung, nodus inguinalglimfa (lihat buku panduan biru hal. 13).
c. Daerah yang dekat dengan pembuluh besar (big vessels).

Sumb: http:dear.to/abusalma



Macam-macam tanaman herbal dan khasiatnya

Written By Unknown on Jumat, 22 Maret 2013 | 08:09

  Macam-macam tanaman herbal dan khasiatnya

 

      Hidup sehat tanpa ada penyakit merupakan dambaan setiap orang, terutama pada masa modern saat ini, seseorang dituntut untuk berkarya dan berprestasi lebih, sehingga seseorang lupa akan kesehatannya. kesehatan seseorang dipengaruhi oleh: pola hidup, kondisi lingkungan, atau keturunan.
     Kehidupan modern menuntut seseorang untuk bergerak cepat sehingga membuat tubuh menjadi lelah,stres,atau depresi. Hal itulah yang menyebabkan seseorang terserang penyakit.
       Pada masa modern ini banyak orang memilih untuk kembali ke alam. Selain lebih ekonomis dan mudah di dapat tanaman herbal memiliki efek samping yang sangat ringan.

Berikut adalah tanaman herbal yang ada di Indonesia

1. Tanaman Adas (Foeniculum vulgare Mill.)
Khasiat: Menghilangkan dingin, anti radang, mengurangi batuk, peluruh dahak, meningkatkan nafsu makan, dan menyehatkan lambung, maag, mual, gangguan pencernaan.

2. Avokad (Persea gratissima Gaertn.)
Khasiat: Maag, kencing batu, kencing manis, sakit akibat gigi berlubang, menurunkan hipertensi

3. Asam Jawa (Tamarindus indica L.)
Khasiat: Sariawan, muntah, demam, koreng, keseleo, jerawat, bau badan, mual, mabuk perjalanan, batuk kering.

4. Bangle (Zingiber purpureum Roxb.)
Khasiat: Obat cacing, masuk angin, sakit kuning, rematik, tidak nafsu makan.

5. Bawang Merah (Allium cepa L. var. ascalonocum)
Khasiat: Menurunkan panas/demam pada anak, influenza, batuk berdahak, perut kembung, kutu air.

6. Bawang Putih (Allium sativum L.) 
Khasiat: Mencegah kanker, stroke dan jantung koroner, mengobati influenza, rematik, cacingan, pilek, bisul, kudis, kurap.

7. Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.)
Khasiat: Mengatasi sariawan, batuk, pegal linu, jerawat, ketombe, panu, gondongan.

8. Cabai Jawa (Piper retrofractum Vahl.)
Khasiat: Masuk angin, mag, pilek, badan terasa lemah dan tidak bersemangat.
9. Cengkih (Eugenia aromatica [L.] Merr et Perry)
Khasiat: Mmengatasi gangguan pencernaan, muntah karena lambung dingin, mual, sakit gigi, batuk, masuk angin, pegal linu, perut kembung, sukar berkeringat, mag, mabuk perjalanan, bau mulut, hernia.
10. Cocor Bebek (Kalanchoe pinnata [Lam] Pers.)
Khasiat: Bisul, radang amandel, wasir, kencing batu, mag.
11. Daun Mint (Mentha arvensis L.)
Khasiat: Masuk angin, perut kembung, batuk, influenza, sukar berkeringat, mual, mag, batuk kering.
12. Daun Dewa (Gynura segetum [Lour.] Merr.)
Khasiat: Jantung Koroner, stroke, kolesterol tinggi, rematik, kencing manis, keseleo, wasir, radang sendi, memar.
13. Daun Jinten (Coleus amboinicus Lour.)
Khasiat: Perut mulas, muntah, mabuk perjalanan.

14. Delima (Punica granatum L.)
Khasiat: Diare, difteri

15. Jagung (Zea mays L.)
Khasiat: Batu empedu, hipertensi

16. Jambu Biji (Psidium guajava L.)
Khasiat: Mengatasi diare akut dan kronis,disentri, radang usus, kolesterol tinggi

17. Jeruk Mandarin (Citrus nobilis Lour.)
Khasiat: Bronkhitis, peluruh dahak, asma, perut kembung, mag, mual.

18. Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia Swingle.)
Khasiat: Meredakan batuk kering, influenza, demam, mual, radang amandel, mabuk perjalanan, mual, rematik, menghilangkan ketombe, eksim.

19. Jahe (Zingiber offichinale Rosc.)
Khasiat: Batuk, batuk berdahak, sakit kepala, rematik, influenza, masuk angin, pusing, perut kembung, asma/ sesak nafas,  pegal linu, keseleo, bronkhitis, pilek, sakit pinggang, disentri, mual, sukar berkeringat, stamina menurun, mag, muntah darah, mabuk perjalanan, asam urat, radang sendi, gangguan pencernaan, jerawat, memar, badan terasa lemah dan tidak bersemangat.

20. Kapulaga (Amomum cardamomum Auct.)
Khasiat: Masuk angin, muntah, bau mulut, hernia, mabuk perjalanan, gangguan pencernaan, perut mulas, perut kembung, mag

21. Kayu Manis (Cinnamomum burmani [Nees] Bl.)
Khasiat: Rematik, batuk, muntah, mual, sukar berkeringat, maag, batuk kering, radang sendi,

22. Kunyit Putih (Kaempferia rotunda L.)


23. Kencur (Kaempferia galanga L.)
Khasiat: Meredakan batuk, batuk kering, gangguan pencernaan, bau mulut, masuk angin, perut kembung, mual, muntah, tidak nafsu makan, pegal linu, rematik, keseleo, stamina menurun, maag, mabuk perjalanan, influenza, perut mulas, jerawat

24. Krokot (Portulaca oleracea L.)
Khasiat: menurunkan panas, diare, disentri, maag, wasir, radang usus, eksim

25. Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus [Bl.] Miq.)
Khasiat: batu empedu, sakit kuning, sakit pinggang

26. Kunyit (Curcuma longa L.)
Khasiat: sariawan, rematik, muntah, tidak nafsu makan, perut mulas, perut kembung, pegal linu, kolesterol tinggi, kutu air, kudis, bau badan, diare, disentri, pilek, mual, maag, radang amandel, batu empedu, hepatitis, radang usus, radang gusi, sakit kuning, radng sendi, gangguan pencernaan, gatal-gatal, eksim, campak.

27. Lengkuas (Languas galanga [L.] Stunz)
Khasiat: influenza, keseleo, rematik, masuk angin, pembesaran limpa, kurap, campak, maag (radang lambung), panu,

28. Lidah Buaya (Aloe vera L.)
Khasiat: sakit kepala, sembelit, batuk rejan, radang sendi, radang lambung, wasir, luka bakar ringan, penyubur rambut, sinusitis, eksim, infeksi saluran kemih, rematik, bronkhitis, jerawat, muntah darah, radang tenggorokan

29. Mengkudu (Morinda citrifolia L.)
Khasiat:perut kembung, batuk rejan, hepatitis, radang sendi, beri-beri, pembesaran limpa, pengobatan hipertensi, kolesterol tinggi, radang usus, radang amandel, batuk kering, kegemukan, ketombe

30. Pare (Momordica charantia L.)
Khasiat: malaria, menyuburkan rambut, pembesaran limpa, mengobati kencing manis

31. Pepaya (Carica papaya L.)
Khasiat: malaria, sembelit, mengatasi cacingan, mengobati kutil,
32. Putri Malu (Mimosa pudica L.)
Khasiat: batuk berdahak, radang kulit

33. Salam (Syzygium polyantum (Wight.) Walp.
Khasiat: kencing manis,

34. Serai (Cymbopogon nardus [L.] Rendle)
Khasiat:radang sendi, asam urat, keseleo, sukar berkeringat, pegal linu, perut kembung, sakit gigi, masuk angin,

35. Sirih (Piper betle L.)
Khasiat: bronkhitis, batuk, mimisan, bau badan, sariawan, radang mata merah, jerawat, sakit gigi, koreng, kudis, radang tenggorokan, pilek, radang gusi, bau mulut, radang kulit, gatal-gatal

36. Teh (Camellia sinensis [L.} Kuntze)
Khasiat: menurunkan kadar kolesterol tinggi dan trigliserida tinggi, diare

37. Temu Kunci (Boesenbergia pandurata Roxb.)
Khasiat: menambah nafsu makan, cacingan, muntah

38. Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.)
Khasiat: strok, malaria, mengobati rematik, tidak nafsu makan, perut mulas, keseleo, cacingan

39. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)
Khasiat: mimisan, batuk darah, muntah darah, tidak nafsu makan, rematik, muntah, koreng, mulas, masuk angin, pegal linu, perut kembung, cacingan, sakit pinggang, jerawat, stamina menurun, maag, hepatitis, sakit kuning, mabuk perjalanan, asam urat, radang sendi, gangguan pencernaan, pembesaran limpa, malaria, gatal-gatal

40. Teratai (Nelumbium nucifera Gaertn.)
Khasiat: disentri, wasir

41. Urang-aring (Eclipta alba Hassk.)
Khasiat: menghentikan pendarahan pada muntah darah, kurap, menghitamkan dan menyuburkan rambut, diare, koreng, kutu air,

42. Wortel ( Daucus carota L.)
Khasiat: mencegah dan mengatasi rabun senja, jerawat, eksim


Sumb: rfankurnia03.blogspot.com

Mengobati Maag dengan Kunyit


Penyakit perut apa yang paling sering dan paling banyak menyerang masyarakat yang ada di sekitar kita? Pasti banyak orang yang menjawab maag yang paling sering menyerang masyarakat di sekitar kita. Sebenarnya, penyakit maag bisa kitahindari sesegera mungkin. 
Dengan pola hidup dan pola makan yang teratur setiap hari bisa menghindarkan kita dari penyakit langganan yang satu ini. Namun, jika anda sudah terlanjur mempunyai penyakit maag, dikesempatan kali ini, saya ingin berbagi tips kepada anda untuk bisa mengobati penyakit maag anda dengan cara pengobatan tradisional. Bagaimana caranya? 
Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengobati penyakit maag kita :
Selain mengonsumsi kunyit yang telah diolah menjadi minuman, kepada penderita dianjurkan pula untuk makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Penyembuhan sakit maag juga bisa dengan menggunakan tanaman obat. Dengan mencampur tanaman yang mempunyai sifat demulcent, antasid, dan astringent, akan dapat diperoleh sediaan paling baik untuk pengobatan luka pada usus. Dosisnya masing-masing 165 mg/kg bobot badan untuk jus kunyit dan 10 gram/kg bobot badan untuk bubuk kunyit.
Usaha identifikasi kandungan aktif kunyit mengarah kepada penemuan curcumin. Secara eksperimental curcumin efektif mencegah dan memperbaiki luka lambung yang diinduksi oleh phenylbutazone dan aspirin. Curcumin meningkatkan mukus lambung sehingga aktivitas nyeri lambung dapat dijelaskan melalui stimulasi produksi mukus. 

Sumb: http://i-herbal.blogspot.com/2012/03/mengobati-maag-dengan-kunyit.html

Khasiat Daun Sirih


Daun sirih sangat terkenal karena khasiatnya yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, yaitu dari mimisan (keluar darah dari hidung) sampai dengan diare dan sakit gigi

  • Mimisan
Ambil daun sirih satu lembar, gulung sambil di tekan agar keluar minyaknya lalu gunakan untuk menyumbat hidung yang mengeluarkan darh
  • Diare
Ambil 4 - 6 lembar daun sirih, 6 biji lada, 1 sendok makan minyak kelapa.
Tumbuk semua bahan bersama-sama sampai halus, lalu gosokkan pada bagian perut. Ulangi sampai sembuh
  • Sakit gigi
Pengobatan: Di kumur
1. daun sirih direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih lalu dinginkan air rebusan tersebut.
Gunakan air rebusan untuk berkumur. Diulang secara teratur sampai sembuh.
2. Ambil 2 lembar daun sirih yang telah diremas, garam secukupnya.

Caranya, bahan tersebuh diseduh dengan air panas sebanyak 1 gelas, kemudian aduk sampai garam larut, biarkan sampai dingin. Air tersebut digunakan untuk berkumur.

  • Alergi
Pengobatan: luar, di oleskan pada bagian yang gatal
Bahan: 6 lembar daun sirih, 1 potong jahe kuning, 1,5 sendok minyak kayu putih.

Caranya, semua bahan tersebut ditumbuk bersama-sama hingga halus, kemudian digosokkan pada bagian badan yang gatal-gatal.

  • Bronkhitis
Ambil 7 lembar daun sirih dan 1 potong gula batu.

Caranya, daun sirih dirajang halus, kemudian direbus bersama gula batu dengan air 2 gelas sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, lalu disaring. Air rebusan diminum 3 kali sehari, masing-masing 3 sendok makan.

  • Keputihan
Ambil 7 - 10 lembar daun sirih.

Caranya, daun sirih direbus dengan 2,5 liter air sampai mendidih. Saat masih hangat, air rebusan daun sirih tersebut dipakai untuk membasuh dan membersihkan seputar kemaluan secara berulang-ulang.


dari berbagai sumber


Obat Sariawan Alami / Obat Sariawan Tradisional


Sariawan (atau di sebut juga stomatitis) adalah radang yang menyerang bagian mulut, bisa di rongga mulut, bibir bagian dalam, lidah, gusi dan langit-langit mulut. Sariawan tidak termasuk penyakit berbahaya, akan tetapi sangat mengganggu. Karena selain perih, juga bisa terasa sangat sakit.

Di bawah ini akan kita sampaikan berbagai faktor penyebab sariawan berikut obat alami / obat herbal dan non herbal untuk mengobatinya.

Beberapa faktor yang umum menyebabkan sariawan antara lain adalah:
  • Kebersihan mulut yang buruk
  • Luka pada mulut, bisa di sebabkan oleh minuman atau makanan yang terlalu panas, gorengan yang di goreng dengan minyak yang sudah tidak bagus.
  • Kekurangan vitamin C
  • Kondisi tubuh yang kurang fit, adanya alergi, infeksi dan lain-lain
Beberapa obat sariawan alami / obat tradisional untuk sariawan yang sering digunakan antara lain:
  • Minum air rebusan daun saga atau alang-alang
  • Berkumur-kumur dengan air gerusan kunyit
  • Minum air rebusan daun jambu biji. Satu genggam daun jambu biji segar ditambah satu ruas jari batang kulit jambu di rebus dalam 1 liter air mendidih. Air saringan nya diminum 2x sehari
  • Minum air kelapa hijau yang masih muda
  • Minum air madu asli, oleskan madu asli tersebut pada luka sariawannya
  • Daun sirih, ambil dua lembar daun sirih yang segar, cuci bersih lalu kunyah hingga lumat. Diamkan pada bagian luka beberapa saat.
Selain pengobatan tradisional seperti di atas, beberapa obat non herba yang sudah terkenal antara lain:
  • FG Trochees, bentuk dan cara makan mirip permen
  • Albothyl, yang dioleskan secara langsung pada bagian luka. Obat ini sangat perih, sehingga banyak orang yang menghindarinya
  • Berkumur-kumur dengan obat kumur/mouthwash. Ada mouthwash yang mengandung daun sirih.
  • Minum larutan penyegar
  • Memperbanyak konsumsi buah dan minum air putih
Sumb: http://i-herbal.blogspot.com/2012/04/obat-sariawan-alami-obat-sariawan.html

Mengenal Hakikat Thibbun Nabawi

 

Mengenal Hakikat Thibbun Nabawi

Thibbun Nabawi adalah metode pengobatan yang dijelaskan oleh Nabi Muhammad Saw. kepada orang yang mengalami sakit tentang apa yang beliau ketahui berdasarkan wahyu. (Aiman bin ‘Abdul Fattah, 2005 : 102)
Metode pengobatan yang digunakan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam saat mengobati sakit yang dideritanya, atau beliau perintahkan kepada keluarga serta para sahabat yang tengah sakit untuk melakukannya. Adapun sumber yang dapat dijadikan rujukan adalah Al-Qur’an, hadits shahih serta atsar para sahabat yang diriwayatkan melalui jalan yang dapat dipertanggungjawabkan menurut kaidah-kaidah ilmu hadits.
Ibnu Qoyyim al-Jauziyah berkata dalam Zaadul Ma’ad (IV/33), “Pengobatan cara Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam memiliki perbedaan dibanding dengan metode pengobatan lainnya. Karena metode ini bersumber dari wahyu, misykat kenabian dan akal yang sempurna, maka tentu memiliki derajat kepastian yang menyakinkan di samping memiliki nilai keilahian, berbeda dengan metode pengobatan lainnya yang umumnya hanya berdasarkan pikiran, dugaan atau pengalaman semata-mata.” (Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali, 2009)
Metode pengobatan ini sangat meyakinkan untuk menjadi sebab kesembuhan, sedangkan pengobatan lain lebih banyak merupakan hipotesis (dugaan) karena para dokter merupakan manusia biasa, sedangkan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah seorang Nabi sekaligus Rasul dimana segala sesuatu yang beliau katakan dan lakukan mutlak kebenarannya.
Pernyataan tersebut berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala,
وَمَا يَنطِقُ عَنِ الْهَوَى  إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى
“Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (qs. AL-Najm: 3-4)
Pengobatan ini bersandar kuat kepada akidah Islamiyah yang menyatakan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah pemilik alam semesta ini. Kesembuhan terletak di tangan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dia yang memberikan kesembuhan kepada manusia. Seperti Firman-Nya Subhanahu wa Ta'ala,
 إِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ
“Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku.” (QS. Al-Syu’aro’: 80)
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
مَا أَنْزَلَ اللَّهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً
“Bagi setiap penyakit yang diturunkan Allah ada obatnya yang juga diturunkan-Nya.” (HR. Al-Bukhari) Pernyataan ini merupakan penegasan tentang hakikat dan akidah yang seyogyanya tidak hilang dari hati setiap muslim.
Pernyataan di atas diperkuat oleh Ibnul Qoyyim yang mengatakan, “Metode pengobatan Nabawi tidak sebagaimana metode para dokter. Pengobatan Nabawi sifatnya pasti, qoth’i, dan ilahi, bersumber dari wahyu, pelita kenabian, dan kesempurnaan akal. Adapun pengobatan lainnya kebanyakan berlandaskan perkiraan, dugaan, dan percobaan-percobaan. Memang tidak perlu dibantah bahwa banyak orang sakit yang tidak merasakan manfaat pengobatan Nabawi, karena yang bisa mendapatkan manfaat pengobatan Nabawi adalah siapa yang mau menerimanya dengan percaya dan yakin akan diperolehnya kesembuhan. Ia menerimanya sepenuh hati, dengan keimanan dan kepatuhan. Al-Qur’an yang merupakan penyembuh apa yang ada di dalam hati ini, jika tidak diterima dengan penerimaan sepenuh hati, juga tidak akan bisa mewujudkan kesembuhan hati dari berbagai macam penyakit, bahkan tidak menambahkan kepada orang-orang munafik selain dosa-dosa dan penyakit-penyakit yang bertumpuk-tumpuk.” (Aiman bin ‘Abdul Fattah, 2005 : 107)
Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah memberi petunjuk tentang banyak obat-obatan, mengajari cara untuk memanfaatkannya, sehingga diperoleh kesembuhan dengan izin Allah Subhanahu wa Ta'ala. Jika kita mencermati sabda-sabda beliau tentang pengobatan, baik pengobatan yang beliau laksanakan untuk mengobati diri sendiri atau beliau anjurkan kepada orang lain, maka di dalamnya akan kita temukan hikmah yang tidak mampu diterima oleh akal kebanyakan dokter. Wallahu Ta'ala A'lam

Sumber: www.riniakhwatmuslim.blogspot.com dengan judul: Pengertian Thibbun Nabawi.
Ref: http://www.voa-islam.com/news/sehat-nabawi/2012/03/21/18298/mengenal-hakikat-thibbun-nabawi/

5 TIPS KIAT HIDUP SEDERHANA




Semakin tingginya biaya hidup di mana-mana menuntut kita untuk pintar-pintar mengatur keuangan keluarga. Hidup lebih ekonomis menjadi salah satu jalan keluar yang masuk akal untuk keadaan ini.
Banyak orang sering salah kaprah dan mengaitkan hidup lebih ekonomis dengan harga barang yang kita konsumsi. Artinya lebih banyak orang memutuskan untuk membeli barang substitusi yang berharga murah dengan kualitas yang hampir sama dengan yang biasanya dipakai. Namun hidup sederhana tidak melulu mengenai harga. Berikut adalah beberapa tips hidup sederhana yang dibagi oleh Chris Farrell, penulis buku New Frugality:
1.       Transformasi diri
Yang paling utama adalah kita harus mengubah cara pandang kita sendiri dari konsumerisme menjadi kesederhanaan. Konsumerisme seringkali berakar dari keegoisan diri untuk terlihat “lebih” dari orang lain. Di lain pihak, kesederhanaan berfokus pada orang-orang dan keadaan di sekitar kita. Saat jumlah orang miskin semakin bertambah banyak setiap harinya, kita seharusnya menjadi lebih prihatin dan tidak menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu perlu. Salah satu contoh yang bisa kita tiru, kata Chris, adalah dengan meminimalisasi penggunaan kantong plastik untuk menjaga lingkungan. Berhemat sambil menjaga lingkungan bisa juga dilakukan, bukan?
2.       Cerdas dalam memilih
Hidup hemat dapat dicapai dengan mencari harga yang terbaik, bukan yang paling murah. Inilah pengertian yang salah kaprah dari orang-orang yang ingin hidup sederhana. Dalam buku ini, Chris lebih menyarankan untuk pintar-pintar memilih barang yang paling tepat sesuai dengan kebutuhan dan tentunya sembari memotong pengeluaran.
3.       Aturan Baru
Keep it simple. Prinsip dasar dalam hidup sederhana ini sederhana saja, utamakan dulu kebutuhan dasar anda. Setelah kebutuhan dasar terpenuhi, lakukan investasi untuk diri sendiri, barulah keluarkan uang dengan bijaksana. Ini adalah aturan baru hidup sederhana yang pastinya efektif juga untuk membantu kita mendapatkan kestabilan finansial.
4.       Mulai hari ini juga
Cara paling ampuh untuk mewujudkan semua ini adalah dengan menjadikan kesederhanaan sebagai bagian hidup kita mulai hari ini. Pada awalnya mungkin susah, apalagi bagi kita yang dulunya miss jinjing sejati, tetapi dengan memulainya secepat mungkin dan menjalaninya hari demi hari akan membantu kita untuk menjadikan kesederhanaan sebagai bagian hidup kita. Cerdas dalam mengeluarkan setiap rupiah yang telah anda hasilkan tidak berarti anda tidak boleh memanjakan diri sendiri sama sekali, tetapi anda harus selalu menghitung setiap rupiah yang anda keluarkan. Menurut Chris, yang terpenting adalah cermat dalam setiap pengeluaran.
5.       Bijak dalam meminjam uang
Cara berhutang terbaik adalah dengan tidak berhutang sama sekali. Jadi pastikan bahwa setiap peminjaman yang anda lakukan dapat menghasilkan nilai lebih, misalnya untuk pendidikan. Selain itu, cobalah untuk melakukan peminjaman hanya pada saat anda memiliki margin aman. Dengan kata lain, jangan meminjam uang pada saat tagihan dan utang di tempat lain sedang menumpuk, sementara anda tidak memiliki simpanan apapun di tabungan. (Her World, Aug 10).

Sumb: http://aliharozim.abatasa.com/post/detail/25361/5-tips-kiat-hidup-sederhana
love
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berbagi Ilmu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger